Dimana sebelumnya, juga sebanyak dua orang mahasiswa Unismuh Palu telah mengikuti program KKN ke Malaysia selama satu bulan, namun kini negara tujuannya bukan lagi Malaysia melainkan Thailand juga selama satu bulan kedepan, sejak tanggal 1 Agustus hingga 29 Agustus 2018, ini adalah hasil kerjasama dengan lembaga Sea Techer yang melibatkan empat negara, masing-masing Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina.

Kedua mahasiswa ini nantinya akan ditempatkan mengajar di salah satu sekolah dasar di Thailand, khususnya mata pelajaran Bahasa Inggris. “Kebetulan mahasiswa kami diminta mengajarkan Bahasa Inggris sesuai dengan program studinya,”ungkap Sekretaris KUI Unismuh Palu, Ernita Sari, Selasa (24/7/2018).

Namun kali ini kata Ernita, sesuai program tujuan dari Sea Techer adalah pertukaran mahasiswa, maka Unismuh Palu selain mengirimkan mahasiswa juga akan menerima mahasiswa dari luar negeri, yakni Filipina sebanyak dua orang, masing-masing Melicado Rocel ANN dan Alegasin Harvey John B, masing-masing dari West Visayas State University. “Kita yang ikut inikan ada empat negara, jadi negara tujuan mahasiswa itu diatur oleh Sea Techer,”jelas Ernita.

Selanjutnya kedua mahasiswa dari Filipina ini juga akan ditempatkan di SDN Model Madani Palu, selama satu bulan ke depan untuk mengajar mata pelajaran mataematika.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Unismuh Palu, Dr Sri Jumiaty MSi menambahkan, jika proses kerjasama dengan lembaga Sea Techer terebut telah berproses sejak lama, bahkan sejak bulan Maret 2018, dan penandatangan MoU dilaksanakan bulan April 2018 ini.

Namun sebagai lembaga besar dan taratur, barulah bulan Agustus 2018 bisa memberangkatkan mahasiswanya, itupun setelah melewati proses yang cukup panjang, mulai dari proses Interview via online oleh universitas yang dituju maupun meeting online.

Menurutnya, ini adalah angkatan ke enam dan pertama kali buat Unismuh Palu ikut serta di dalamnya. Di lima angkatan sebelumnya Unismuh Palu belum berkesempatan mengikutkan mahasiswanya. “Ini adalah berkelanjutan, semoga Unismuh Palu di tahun berikutnya bisa memberangkatkan mahasiswa dengan jumlah yang lebih besar dari tahun ini,”harap Sri Jumiaty.

Sebab kegiatan tersebut mengandung banyak manfaat, diantaranya dari segi kompetensi keilmuan, mahasiswa bisa mendapatkan banyak ilmu yang tidak bisa mereka dapatkan di Unismuh Palu, namun mereka bisa dapatkan di lapangan, begitu juga dengan lapangan tempat mereka praktek, berbeda yakni berada di negara orang lain, sistem mengajarnya juga berbeda sehingga bisa menambah pengalaman dan ilmu, selain juga terkait budaya, terjadi pertukaran budaya.

Sementara terkait dari sisi institusi Unimuh Palu telah melaksanakan konsep go internasional melalui program pertukaran mahasiswa. “Ini adalah tuntutan institusi, dimana kampus ini telah go Internasional, ini adalah salah satu realisasi dari bentuk go internasional tersebut, bukan hanya konsep namun realisasi,”tambah Sri Jumiaty.

Lanjut Sri, kedepan tepatnya tanggal 31 Agustus 2018, KUI Unismuh Palu kembali akan memberangkatkan satu lagi mahasiswa Unismuh Palu yakni dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) juga ke Thailand dalam program yang berbeda.

“Insyah Allah kedepan, akan banyak mahasiswa kami ke luar negeri, baik itu program KKN maupun penelitian,”tambah Sri. AMI

Sumber: https://sultengraya.com

Unismuh- RJI, Gelar Workshop Publikasi Ilmiah dan Training Management OJS
Selamat Jalan Sosok Panutan di Unismuh Palu