Sejumlah dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu dan anggota Organisasi Otonomi (Ortom) Muhammadiyah mengikuti Training of Trainer (ToT) untuk menjadi instruktur dalam kegiatan Baitul Arqam.

Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari, dimulai Jumat (26/3/2021) hingga Ahad (28/3/2021) di Fakultas Ekonomi Unismuh Palu, dilaksanakan oleh Lembaga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Unismuh Palu.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menghasilkan dan meningkatkan kemampuan pendamping dalam kegiatan Baitul Arqam, karena selama ini tenaga pendamping dalam kegiatan Baitul Arqam masih sangat minim, disisi lain Lembaga AIK diharuskan banyak melakukan kegiatan Baitul Arqam, mulai dari mahasiswa, pegawai, dosen, dan pimpinan.

“Kita membutuhkan tenaga instruktur dalam kegiatan Baitul Arqam, yang memiliki kemampuan di bidang itu,”ujar Ketua Lembaga AIK Unismuh Palu, Dr Mustamin Idris.  Jumat (26/3/2021).

Karena kedepan katanya, lembaganya membutuhkan banyak instruktur, mengingat kegiatan Baitul Arqam semakin ditingkatkan, jika perlu persemester lakukan secara berulang, agar semangat dalam ber-AIK oleh Civitas Akademika Unismuh Palu tetap terjaga, baik di dalam kampus maupun di masyarakat.

“Inilah yang ingin dilakukan, agar nilai-nilai Al-Islam ini terus terjaga, karena sasarannya kampus ini menjadi kampus Islami, tentu harus dimulai dari para Instruktur sebagai contoh dan tenaga. Contoh dalam banyak hal, apakah itu dalam ibadah, komunikasi, interaksi, dan ketaatan pada pimpinan,”jelas Mustamin.

Selain itu katanya, Lembaga yang dipimpinnya ini juga tengah berupaya menghasilkan kader-kader yang bisa bersinergi baik di luar maupun di dalam amal usaha, serta dapat berkontribusi dalam struktural yang ada, karena banyak ortom yang dimiliki perserikatan ini, semisal Aisyiyah , Tapak Suci, Kokam, Pemuda Muhammadiyah, apalagi sekarang ini ada MDMC, dan MCCC.

“Masa dalam empat tahun (mahasiswa) tidak bisa kita hasilkan kader yang dapat bersinergi dengan amal usaha, ini juga bagian dari usaha kita, tentunya memulai dari Baitul Arqam ini,”tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unismuh Palu, Dr Rajindra, SE., MM berharap agar para peserta ToT itu serius dalam mengikuti setiap tahapan Training, terutama terkait materinya, harus dapat dipahami betul. Mengingat mereka ini sebagai instruktur atau pendamping nantinya.

“Tentu sebagai instruktur atau pendamping harus bisa memahami betul itu, harus bisa menjadi contoh dalam hal ucapan, dan perbuatan. Untuk itu seriusi kegiatan ini,”pesan rektor.

Sumber: https://sultengraya.com/read/107411/lembaga-aik-unismuh-palu-bantuk-instruktur-baitul-arqam-lewat-tot/