Salah seorang dosen Unismuh Palu, Ernitasari Mulyadi, M.Pd menjadi salah seorang invited Speaker (pembicara yang diundang) di salah satu forum Seminar Internasional yang dilaksanakan oleh Asosiasi Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (ALPTK PTM), Sabtu (11/7/2020).

Ernita diundang sebagai pembicara di forum itu, mewakili Unismuh Palu sebagai salah satu lembaga perguruan tinggi yang tergabung dalam ALPTK PTM.

Di Forum itu, dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Palu ini mengangkat tema The Use of Educational Technology in the Teaching and Learning Process Toward Covid 19 Pandemic at Senior High School
in Palu 
(Penggunaan Teknologi Pendidikan dalam Proses Belajar Mengajar Menuju Pandemi 19 di Sekolah Menengah Atas di Palu).

Itu adalah hasil penelitiannya bersama rekannya, salah seorang dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Unismuh Palu. Dr. Surni Kadir., M.Pd.

Seminar yang mengangkat tema “Online Learning Transformation In Global Competition Era” (transformasi pembelajaran online di era Persaingan global) itu selain mengundang Ernitasari sebagai pembicara dari dalam negeri, juga terdapat enam orang lainnya dari perguruan tinggi yang berbeda. Sementara yang menjadi pembicara utama terdapat dua orang, masing-masing dari luar negeri, yakni Prof. Amra Sabic-El-Rayess, Ph.D dari Columbia University, USA dan Prof.  Warsito, Ph.D dari The Education and Culture Attache, France.

“Alhamdulillah, bisa sukses, walaupun persiapannya hanya singkat tapi bisa jalan juga, ini adalah berkat doa dan dorongan dari Pak Rektor, Pak Rektor yang merekomendasikan saya mewakili kampus,”ungkap Ernitasari. Selasa (14/7/2020).

Di tempat yang sama, Wakil Rektor 1 Unismuh Palu, Dr Rafiuddin Nurdin, mewakili Rektor Unismuh Palu, Dr Rajindra, mengatakan inilah pentingnya adanya jalinan kerjasama yang telah dibangun selama ini baik dilakukan oleh rektor ditingkat universitas maupun juga yang dilakukan oleh dekan ditingkat fakultas.

Pasalnya, tanpa adanya kerjasama yang terbangun seperti itu, sangat sulit rasanya Unismuh Palu bisa menjadi pembicara di forum-forum besar apalagi di tingkat internasional, seperti seminar yang telah diikuti oleh Ernitasari itu, dimana peserta seminar internasional secara virtual itu cukup besar kurang lebih 772 orang.

“Zaman sekarang, memang sangat sulit jika tidak membangun kerjasama di berbagai lini, pak rektor memahami betul itu, inilah manfaatnya dari kerjasama itu,”kata Rafiuddin.

Sumber: https://sultengraya.com/read/96644/dosen-unismuh-palu-jadi-invited-speaker-di-seminar-internasional/