Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, mengusulkan sebanyak 24 orang nama dosen untuk kenaikan pangkat, masing-masing 12 orang ke Asisten Ahli dan 12 orang ke Lektor.

Pengusulan kenaikan pangkat itu kata Rektor Unismuh Palu, Dr Rajindra, SE., MM sangat penting, baik untuk dosen yang bersangkutan maupun untuk institusi, salah satunya pengusulan untuk mendapatkan serdos. Sementara untuk institusi salah satunya sangat berperan saat akreditasi program studi.

Untuk itu kata rektor, sejak awal dirinya diangkat sebagai rektor di kampus biru ini, salah satu program utamanya adalah berupaya peningkatan sumber daya, salah satunya adalah kepangkatan dosen, yang selama ini dosen enggan mengurus pangkatnya.

“Upaya pertama mencari tau penyebab tidak mau mengurus pangkat, jika masalahnya sudah ditemukan, selanjutnya dicarikan solusi agar bisa memenuhi persyaratan kenaikan pangkat itu,”jelas rektor, Kamis (5/11/2020).

Tidak hanya sampai disitu, rektor terus memonitoring, sekalipun secara teknis itu bukan tugas rektor, namun karena ingin memastikan tidak ada dosen Unismuh Palu yang tidak memiliki pangkat, maka hal tersebut terus dimonitoring. Termasuk katanya, dosen yang sudah waktunya pengusulan kenaikan pangkat, juga terus didorong untuk pengusulan kenaikan pangkat.

“Jika alasan dan kendala tidak mau melakukan mengusulan karena tidak memiliki jurnal, diberikan dana dari universitas untuk melakukan penelitian, agar bisa menulis jurnal lalu dimuat di jurnal milik Unismuh Palu,”ujar rektor.

Berikutnya kata rektor, dosen yang sudah memiliki pangkat Asisten Ahli salama tiga tahun, tidak ada jalan lain, selain harus mengurus kenaikan pangkat, sekalipun syaratnya juga lebih sulit dari sebelumnya, rektor siap membantu. “Kalau masalahnya hanya karena tidak memiliki jurnal, kita biayai meneliti agar bisa menulis jurnal, dan itu kita lakukan,”ujarnya menambahkan.

Memang kata rektor, hal-hal seperti ini harus membutuhkan perhatian dan kepedulian pimpinan, jika tidak maka dapat dipastikan banyak dosen yang tidak memiliki pangkat namun sudah mengajar bertahun-tahun, begitu juga banyak dosen yang bertahun-tahun tidak mengurus kenaikan pangkat, pada hal sudah waktunya pengurusan kenaikan pangkat.

Sebagai bentuk kepedulian, tanggal 2 November 2020 kemarin, dirinya sendiri yang mengantar berkas pengajuan kenaikan pangkat tersebut. “Kemarin (2/11/2020) saya sudah antar ke Makasar di LLDIKTI pengusulan 11 nama, sebelumnya di bulan Agustus juga ada 13 nama yang diusulkan,”ungkap rektor.

Dengan upaya seperti ini kata rektor, saat ini hampir semua dosen di kampus biru sudah memiliki pangkat, terkecuali dosen baru yang memang mengharuskan dirinya minimal dua semester baru dapat dilakukan pengusulan pangkat.

Bahkan katanya, ada sejumlah dosen di kampus biru Unismuh Palu ini yang sudah memenuhi syarat pengusulan guru besar, dan dipastikan Desember 2020, akan dilakukan lagi pengusulan guru besar, dimana sebelumnya Unismuh Palu juga sudah mengusulkan satu nama dosen untuk pengajuan guru besar.

Sumber: https://sultengraya.com/read/101433/unismuh-palu-usulkan-24-dosen-naik-pangkat/