Pengajian LP2AIK Unismuh Palu dan FISIP Angkat Politik dalam Perspektif Islam

Lembangan Pembinaan dan Pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyaan (LP2AIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu kembali melaksanakan pengajian rutin, kali ini bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unismuh Palu dan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Sulteng secara virtual dengan menghadirkan pemateri  Wakil Ketua LHKP PP Muhammadiyah, Dr. phil. Ridho Al-Hamdi, MA, Sabtu (6/11/2021).

Pengajian yang diikuti civitas akademika Unismuh Palu ini dibuka langsung oleh Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. Rajindra, SE., MM.  Rektor mengucapkan banyak terimakasih kepada Dr. phil. Ridho Al-Hamdi, MA atas kesediaannya memberikan pencerahan kepada civitas akademika Unismuh Palu.

Apalagi mengangkat tema Politik dalam Perspektif Islam, tema tersebut kata rektor sangat menarik. Karena jika berbicara politik dan Islam tidak ada habis-habisnya, bahkan kadang kala ada kalangan tertentu yang suka membentur-benturkan. “Semoga melalui pengajian ini, kita mendapatkan pencerahan terkait Politik dalam Perspektif Islam,”harap rektor.

Dr. phil. Ridho Al-Hamdi, MA dalam pemaparannya mengatakan, Islam itu agama paripurna, tidak hanya mengatur urusan ibadah saja, tetapi juga mengatur semua aspek kehidupan termasuk urusan masyarakat dan pemerintahan. “Islam dan politik adalah dua hal yang integratif satu sama lain,”sebut Ridho Al-Hamdi.

Katanya, Rasulullah di Madina sebagai pelindung semua golongan tanpa terkecuali, di mana penduduk Kota Madina di kala itu bukan hanya dari kalangan umat Islam, melainkan juga hidup berdampingan dengan penduduk yang beragama Yahudi dan Nasrani.

Bahkan di zaman Rasulullah lahir Piagam Madinah yang berisi perjanjian kaum Anshar (Penduduk Asli Kota Madina) dan Muhadjirin (Pendudukan yang berasal dari Kota Mekkah) dengan tujuan perdamaian kedua belah pihak, hidup berdampingan.

“Politik dalam Islam itu, alokasi kekuasaan untuk kesejahteraan ummat tanpa melihat asal usul agama maupun etnis,”sebutnya lagi.

Terkait bangsa ini katanya, Islam dan Pancasila adalah entitas yang tidak terpisahkan, bahkan ini juga bagian dari spirit Piagam Madinah di era Rasulullah SAW.

Sumber: https://sultengraya.com/read/120746/pengajian-lp2aik-unismuh-palu-dan-fisip-angkat-politik-dalam-perspektif-islam/